Link

 

December 2017
Mo Tu We Th Fr Sa Su
27 28 29 30 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

Visitor Counter

2047310
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
2971
1690
13305
20099
36502
66394
2047310

Forecast Today
2424

32.65%
5.16%
1.79%
0.40%
0.10%
59.91%
Online (15 minutes ago):82
82 guests
no members

Your IP:54.82.81.154

Kiprah Mahasiswa

Tim Debat Mahkamah Konstitusi

Sumitra Abdi Negara, Wenny Purnama Yantje, Prima Widya Putri, Emiliya Febriyani, Dwiyanti Adesra Putri, Fandi Kurniawan dan Jihan Mutia Fadilla Ilhamdi Taufik, SH., MH., Charles Simabura, SH., MH., Beni Kharisma Arrasuli, SH., MSi.,

Sumitra Abdi Negara, Wenny Purnama Yantje, Prima Widya Putri, Emiliya Febriyani, Dwiyanti Adesra Putri, Fandi Kurniawan dan Jihan Mutia Fadilla Ilhamdi Taufik, SH., MH., Charles Simabura, SH., MH., Beni Kharisma Arrasuli, SH., MSi.,  

Berkat yakin dan kerja keras tim debat fakultas hukum yang terdiri dari 7 orang personil tangguh dan para pelatih beserta dukungan yang besar dari Fakultas Hukum Universitas Andalas sehingga Tim Debat mampu melaju ke babak final debat Mahkamah Konstitusi, bertemu dengan Universitas Indonesia dengan mosi Perpanjangan Kontrak PT Freeport. Tim berusaha semaksimal mungkin bermain di posisi Pro namun Allah menentukan lain sehingga tim harus puas untuk menjadi Juara II Regional Barat.

Perjalanan panjang yang dilalui telah mampu menumbangkan 4 universitas besar di regional barat yaitu Universitas Jambi, Universitas Sumatera Utara yang merupakan rekan satu chamber dari tim debat fakultas hukum. Berhasil keluar sebagai juara chamber memberikan tantangan yang lebih besar untuk tim. Dimana tim berhadapan dengan Universitas Pakuan di Perempat final kemudian Universitas Padjajaran di Semi Final. Semua universitas ternama tersebut mampu di “libas” oleh tim karena doa dan dukungan berbagai pihak.

Tidak hanya perjuangan, tetapi kami semua mendapatkan pengalaman yang sangat luar biasa yang Insyaallah akan mampu membentuk kami semua menjadi pribadi yang lebih baik. Pelajaran-pelajaran selama membahas mosi dan prakteknya merupakan ilmu yang bermanfaat untuk masa depan kami.

Kini saatnya untuk melangkah maju, masih ada tahap nasional yang harus ditaklukkan oleh tim  tentunya dengan usaha yang harus lebih baik lagi. Pertemuan dengan 24 tim terbaik dari regional barat, tengah dan timur akan memberikan kejutan-kejutan tak terduga. Disiplin, keutuhan negara kesatuan, kerja keras dan doa menjadi kunci yang selalu dipesankan oleh para pelatih. Oleh karena itu, Kami mulai tahapan nasional ini dengan bismillahirrahmanirrahim dan semangat yang baru.

Terakhir sebagai kata penutup kiprah ini, satu kalimat pembakar semangat yang selalu berhasil membuat kami membara ketika berlomba, HANYA SATU KATA KAWAN-KAWAN , LAWAN !!!!!