Link

 

December 2017
Mo Tu We Th Fr Sa Su
27 28 29 30 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

Visitor Counter

2047292
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
2953
1690
13287
20099
36484
66394
2047292

Forecast Today
2424

32.65%
5.16%
1.79%
0.40%
0.10%
59.91%
Online (15 minutes ago):67
67 guests
no members

Your IP:54.82.81.154

Serah Terima Jabatan Ketua Bagian Hukum Tata Negara

Rabu, 5 April 2017 – Fakultas Hukum menyelenggarakan acara serah terima jabatan Ketua Bagian Hukum Tata Negara yang baru dipimpin oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Andalas dan dihadiri Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, Wakil Dekan III, Guru Besar, Dosen dan Tenaga Kependidikan Fakultas Hukum Universitas Andalas.

 

Jabatan Ketua Bagian Hukum Tata Negara yang selama ini dijabat oleh Charles Simabura, S.H., M.H merangkap sebagai Pejabat Wakil Dekan III Fakultas Hukum Universitas Andalas akan diserahkan kepada Ketua Bagian Hukum Tata Negara yang baru dikarenakan Charles Simabura, S.H., M.H telah dilantik sebagai Wakil Dekan III secara Resmi Oleh Rektor Universitas Andalas. Arfiani, S.H., M.H telah terpilih sebagai Ketua Bagian Hukum Tata Negara yang baru, dan hari ini telah menanda tangani Berita Acara Serah Terima Jabatan Ketua Bagian Hukum Tata Negara disaksikan oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Andalas.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Andalas mengucapkan terima kasih kepada Ketua Bagian Hukum Tata Negara yang lama atas segala tugas-tugas dan pekerjaan yang telah dilaksanakan selama ini dan ucapan selamat kepada Ibu Arfiani, S.H., M.H telah terpilih sebagai Ketua Bagian Hukum Tata Negara yang baru. Dekan juga mengajak Civitas Akademika Fakultas Hukum Unand agar bisa bekerja sama membawa Fakultas hukum ini sesuai dengan Visi dan Misi yang telah ditetapkan.


Usai Penanda Tanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan Ketua Bagian Hukum Tata Negara, dilanjutkan dengan salam-salaman sebagai ucapan selamat dari peserta acara tersebut kepada Ketua Bagian Hukum Tata Negara yang baru.