Sidang Promosi Doktor Neni Vena Madjid

15 Juli 2019

Sidang Promosi Doktor Neni Vena Madjid dengan judul disertasi "Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja dalam Perselisihan Pemutusan Hubunga Kerja di Indonesia" dilaksanakan pada hari Sabtu, 13 Juli 2019 di Aula Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Andalas Kampus Pancasila.

Hasil penelitian Neni Vena Madjid berhasil dipertahankan dengan baik di hadapan tim penguji yang diketuai oleh Dr. Busyra Azheri, S.H., M.H., selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Andalas, Promotor Prof. Dr. Saldi Isra, S.H., M.PA., Ko-Promotor Dr. Kurnia Warman., S.H., M.Hum., Dr. Mardenis, SH., M.Si. Anggota Penguji Prof. Elwi Danil, S.H., M.H., Prof. Yuliandri, S.H., M.H., Dr. Yuslim, S.H., M.H., Dr. Khairani, S.H., M.H., Dr. Azmi Fendri., SH., M.Kn.

Doktor Neni Vena Madjid, S.H., M.H., adalah doktor ke 55 yang dihasilkan oleh Fakultas Hukum Universitas Andalas.

Dalam disertasinya Doktor Neni mengungkapkan bahwa di Indonesia konsep Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari waktu ke waktu mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan hukum ketenagakerjaan. Persoalan PHK perlu dikaji secara mendalam karena menyangkut hubungan antara pekerja dan pengusaha yang bersifat subordinatif. Oleh karena itu perlu adanya perlindungan hukum bagi pekerja yang diberikan oleh negara apabila pekerja tersebut diPHK secara sepihak, sehingga dapat memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi pekerja. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan Doktor Neni menjelaskan bahwa perlindungan hukum bagi pekerja masih sangat minum dan perlu aturan yang lebih jelas dari negara agar perlindungan hukum tersebut dapat dilaksanakan dengan baik. Di samping itu, dalam praktenya hakim-hakim yang memutus perkara perselisihan PHK pada Pengadilan Hubungan Industrial belum berpedoman pada putusan MK No. 37/PUU-IX/2011 tentang upah proses serta desain penyelesaian PHK dilakukan melalui mekanisme negosiasi dan dilanjutkan dengan arbitrase.

Read 176 times