Fakultas Hukum Universitas Andalas - Items filtered by date: April 2019
29 April 2019 In Berita & Peristiwa

Program Studi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Unand berhasil meraih Peringkat Akreditasi A dari Badan Areditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ini merupakan kali pertama Program Studi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Andalas meraih peringkat Akreditasi A.

Beberapa waktu yang lalu, Tim Asesor Akreditasi BAN-PT telah melakukan visitasi dalam rangka Akreditasi Program Studi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Unand. Dan hasilnya sudah keluar dengan Nilai 367 dan Terakreditasi A. Dekan Fakultas Hukum Universitas Andalas bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan partisipasi segenap civitas akademika Fakultas Hukum Universitas Andalas, dalam meraih prestasi tersebut, dan mengharapkan Program Studi S1 Ilmu Hukum, Program Studi Magister Kenotariatan dan Program Studi Doktor Ilmu Hukum juga akan meraih hasil yang maksimal ketika proses akreditasi nantinya.

Sertifikat Akreditasi yang dikeluarkan oleh BAN-PT berlaku dari tanggal 23 April 2019 sampai dengan April 2024 dengan Nomor : 1034/SK/BAN-PT/Akred/M/IV/2019 | Download Sertifikat

29 April 2019 In Berita & Peristiwa

Padang, 28 April 2019, Pendidikan Khsusus Profesi Advokat Angkatan IX Tahun 2019 yang diadakan oleh Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Fakultas Hukum Universitas Andalas bekerjasama dengan DPC Peradi Padang Resmi ditutup oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Andalas Bapak Dr. Busyra Azheri, S.H., M.H dalam hal ini diwakili oleh Bapak H. Ilhamdi Taufik, S.H., M.H dan Bapak Amiruddin S.H., M.H selaku Ketua Dewan Pimpinan Cabang Peradi Padang dalam hal ini diwakili oleh Bapak Rahmat Wartira S.H.

Penutupan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) ini berjalan begitu hikmat. PKPA mulai dibuka dan diadakan pada tahun ini yaitu tepat pada Sabtu 30 Maret 2019. Terhitung PKPA 2019 telah berjalan selama 5 Minggu dengan 33 Sesi materi yang diberikan kepada peserta. Pendidikan Khsusus Profesi Advokat (PKPA) ini diikuti oleh 86 peserta tamatan Fakultas Hukum dari seluruh Indonesia. Tahun Ini merupakan tahun pertama dengan jumlah peserta sebanyak tersebut.

Antusiasme Para Peserta dalam mengikuti Program Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) ini begitu luar biasa, karena pemberian materi yang relevan yang sangat berguna bagi para calon lawyer dalam mengemban amanah profesinya. Para Peserta PKPA disuguhkan dengan berbagai informasi dan materi hukum yang sangat bermanfaat oleh para narasumber yang sangat luar biasa dari berbagai profesi yang berbeda, mulai dari Dosen, ketua Dpc Peradi, Pengacara, Hakim, Hingga Hakim Mahkamah Konstitusi. Tepat pada hari Sabtu 13 April 2019 para peserta PKPA 2019 mendapatkan kuliah serta ilmu yang sangat bermanfaat yang diberikan langsung oleh Yang Mulia Hakim Mahkamah Konstitusi Bapak Dr. I Dewa Gede Palguna, S.H., M.H dan Yang Mulia Hakim Mahkamah Konstitusi Bapak Dr. Suhartoyo, S.H., M.H.

Yang Mulia Hakim Mahkamah Konstitusi Bapak Prof. Dr. Saldi Isra, S.H, MPA yang juga salah satu dosen dari Fakultas Hukum Universitas Andalas ikut serta berpartispasi memberikan Materinya Pada Sabtu 27 April 2019. Prof Saldi mengatakan bahwa “seorang lawyer haruslah berani dan bijak menangani kasus yang diembannya” kata-kata itu menjadi motivasi dan semangat tersendiri bagi para peserta Pendidikan Khusus Profesi Advokat 2019.

Pada saat penutupan Pendidikan Khusus Profesi Advokat yang ditutup oleh Bapak H. Ilhamdi Taufik S.H., M.H mengatakan bahwa “ Pengacara itu ibarat tukang cat, dapat menghitamkan yang putih dan dapat memutihkan yang hitam, tapi pengacara yang baik serta amanahlah yang paling berharga” lebih lanjut Ia mengutip sebuah pepatah mengatakan bahwa “ Good Lawyer knows the law but The Great Lawyer knows the justice”. Pesan tersebut mengajak agar alumni PKPA angkatan IX dapat menjadi lawyer yang menegakan keadilan dan kebenaran dalam praktek peradilan hukum di Indonesia.

Pendidikan Khusus Profesi Advokat ini ditutup dengan penuh keharmonisasian serta kekeluargaan karena dipenuhi dengan canda tawa bersama. Akhir dari penutupan PKPA ini para hadirin menikmati bersama jamuan makan siang yang dihidangkan. Dan salah satu peserta Pendidikan Khusus Profesi Advokat yaitu Nadzir Rahmat Muhammad Al amin, S.H mengatakan “ PKPA mengajarkan seni berbicara dan mendapat banyak sekali ilmu yang bermanfaat dari para narasumber yang sangat hebat dan itu sangat memotivasi saya menjadi seorang pengacara yang baik”

25 April 2019 In Berita & Peristiwa

Padang, 24 April 2019, Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Fakultas Hukum Universitas Andalas telah membuka kegiatan Klinik Etik dan Hukum Ke-V Tahun 2019 yang merupakan program kemitraan bersama Komisi Yudisial Republik Indonesia. Pembukaan Klinik Etik dan Hukum ke-V dibuka langsung oleh Bapak Dr. Ferdi, S.H., M.H selaku Wakil Dekan I Fakultas Hukum Universitas Andalas. Pembukaan ini dihadiri juga oleh Ketua Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Fakultas Hukum Bapak Dr. Najmi, S.H., M.H.

“Ketika evaluasi Klinik Etik dan Hukum Tahun 2018 Komisi Yudisial datang ke fakultas kita dan menyampaikan Klinik Etik dan Hukum Fakultas Hukum Universitas Andalas merupakan yang terbaik se-Nasional” Ucap Wakil Dekan I dalam pembukaan Klinik Etik dan Hukum ke-V. Program Klinik Etik dan Hukum ini merupakan program ke-V yang diadakan untuk mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Andalas dengan target peserta angkatan 2016-2015 yang telah lulus kuliah hukum Acara. Program kemitraan ini hanya diadakan di lima kampus se-Indonesia yang salah satunya adalah Fakultas Hukum Universitas Andalas. Program Klinik Etik dan Hukum sendiri merupakan wadah bagi mahasiswa Fakultas Hukum untuk memperdalam pengetahuannya mengenai Etika dan Hukum dalam peradilan baik secara teori maupun praktik dalam pengadilan. Setelah melakukan proses open recruitment  yang dimulai dari tahap pendaftaran, tes kemampuan hukum dan terakhir interview yang diadakan di Fakultas Hukum selama kurang lebih dua minggu, mahasiswa/i yang lolos terdiri dari 26 orang yakni 13 mahasiswa dan 13 orang mahasiswi.

Tahun ini kegiatan Klinik Etik dan Hukum mengangkat tema Contempt Of Cout (COC) dengan tag line “Judex Set Lex Laguens/The Judge is the Speaking Law” yang berarti “Seorang Hakim adalah Hukum yang Berbicara”. Kegiatan Klinik Etik dan Hukum ini akan berlangsung selama kurang lebih delapan bulan dengan kegiatan pemberian materi untuk peserta, observasi ke Pengadilan serta pengabdian masyarakat. Tema dan metode kegiatan dalam program yang dijalankan tahun sekarang hampir sama dengan Program Klinik Etik dan Hukum ke-IV tahun 2018 perbedaanya tahun sekarang lingkup observasi di Pengadilan diperluas ke Pengadilan yang ada diluar Kota Padang.
Pada program-program yang telah dijalankan sebelumnya Klinik Etik dan Hukum Fakultas Hukum Universitas Andalas sudah mendapatkan beberapa penghargaan yang membanggakan diantaranya;
1.    Juara Umum Klinik Etik dan Hukum se Indonesia
2.    Juara 1 Debat Klinik Etik dan Hukum
3.    Juara 1 Eksaminasi Putusan
4.    Juara 1 LKTI
5.    Juara 3 Screening Movie

Selain itu lulusan Klinik Etik dan Hukum telah berhasil melahirkan beberapa Hakim yang lulus dalam seleksi Hakim pada Tahun 2017. Tidak hanya menjadi wadah tapi ternyata program Klinik Etik dan Hukum mampu menjadi penunjang batu loncatan mahasiswa yang ingin berprofesi sebagai seorang hakim. Adanya Program Klinik Etik dan Hukum ke-V ini diharapkan dapat memperdalam kemampuan mahasiswa dibidang hukum terutama dalam lingkungan peradilan.

23 April 2019 In Berita & Peristiwa

Padang, 22 April 2019, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Andalas menyelenggarakan Justicia Basketball Challenge XVIII dengan Tema “Winner Never Quit, Quitter Never Win”. JBBC ini merupakan event tahunan yang mempertandingkan Mahasiswa dari seluruh Universitas/Fakultas se-Sumatera dan Siswa SMA/MA se-Sumatera untuk memperebutkan Juara dan Piala Dekan Bergilir.

Pembukaan JBBC XVIII 2019 ini, dihadiri oleh Dekan Fakultas Hukum Unand Dr. Busyra Azheri, SH., MH, Wakil Dekan III Lerri Pattra, SH., MH, Kepala Bagian Tata Usaha Azral, S.Pt., M.Pd, serta Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan Yulidar, SH.

Pada JBBC XVIII 2019 yang diadakan di Gedung Serbaguna Fakultas Hukum Universitas Andalas dari tanggal 22 April sampai dengan 1 Mei 2019 ini, akan mempertandingkan 12 Tim Pria dan 5 Tim Wanita dari Universitas/Fakultas se-Sumatera, dan 12 Tim Pria dari Siswa SMA/MA.

Dalam sambutannya dan sekaligus membuka acara JBBC XVIII 2019 ini, Dekan menyampaikan junjunglah semangat dan sportifitas yang tinggi sehingga pelaksanaan JBBC XVIII 2019 ini bukan hanya sukses dari segi prestasi tetapi juga sukses dari segi pelaksanaannya.