Fakultas Hukum Universitas Andalas - Items filtered by date: Mei 2019
27 Mei 2019 In Berita & Peristiwa

Fakultas Hukum Universitas Andalas bekerja sama dengan Panitia Urusan Legislasi Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menyelenggarakan Seminar dengan mengangkat tema "Peta Permasalahan Hukum Di Daerah Dan Peran DPD RI Sesuai UU MD3 Dalam Rangka Pemantauan dan Evaluasi Ranperda dan Perda". Kegiatan ini diadakan di Hotel Mercure Padang, pada tanggal 24 Mei 2019. Seminar ini dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari perwakilan beberapa instansi kementrian, pemerintah daerah, LSM, Akademisi sampai kepada lembaga mahasiswa seperti UKM maupun UKF.

Kegiatan Seminar ini diawali oleh sambutan dari penyelenggara yaitu Dekan Fakultas Hukum Universitas Andalas Dr. Busyra Azheri, S.H., M.H. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan bahwa banyaknya peraturan daerah yang tidak sinkron menjadi permasalahan yang cukup krusial saat ini. Untuk itu Dekan menekankan agar kedepannya perlu dipertimbangkan kembali bagaimana regulasi dan prosedur yang tepat dalam menyikapi permasalah peraturan daerah tersebut. Kemudian sambutan sekaligus pembukaan yang dilaksanakan oleh H. Leonardy Harmainy DT. Bandaro Basa, S.IP., M.H. sebagai anggota PULD DPD RI dan anggota dari daerah pemilihan Sumatera Barat. Lalu dilanjutkan dengan Keynote Speech oleh Pimpinan PULD DPD RI yaitu Drs. H. Bahar Ngitung, MBA dengan judul “ Peta Hukum Permasalahan Hukum Daerah dan Peran DPD RI Dalam Pemantauan dan Evaluasi Ranperda dan Perda” yang membahas dalam bidang apa saja permasalahan produk hukum daerah saat ini dan memasukkan peran DPD dalam memantau dan mengevaluasi berbagai produk hukum daerah yang dinilai bermasalah.

Kegiatan ini kemudian dilanjutkan dengan seminar yang dimoderatori oleh bapak H. Ilhamdi Taufik, S.H., M.H. dengan narasumber yaitu Perwakilan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat dalam hal ini oleh Bapak Delvis, S.Sos., M.M. yang membahas bagaimana artikulasi DPRD dalam pembentukanproduk hukum daerah lalu Kepala Kabag Pembinaan Dan Pengawasan Produk Hukum Daerah Kabupaten/Kota Biro Hukum Setda Provinsi Sumbar oleh Ibu Wery Ratna Darnis, S.H., M.H.yang menjelaskan secara prosedural dan substantif mengenai permasalahan dalam pembentukan produk hukum daerah. Kemudian paparan dari akademisi yaitu Pakar Hukum Tata Negara yang diwakili oleh Bapak Charles Simabura, S.H., M.H. yang memberikan pemahaman mengenai produk hukum pusat dan daerah sebagai kesatuan hukum nasional dan mengenai konsep pemantauan dan evaluasi terhadap produk hukum daerah.

Kegiatan seminar ini menjelaskan dan membuka berbagai permasalahan dalam pembentukan produk hukum daerah dan bagaimana sebenarnya pemantauan dan evaluasi terhadap berbagai produk hukum daerah yang hadir. Setelah paparan yang dijelaskan oleh narasumber, moderator memberikan kesempatan untuk berdiskusi dengan metode tanya jawab dengan peserta seminar. Setelah itu ditariklah beberapa kesimpulan yang kemudian dibacakan oleh bapak H. Ilhamdi Taufik, S.H., M.H. lalu menutup kegiatan seminar tersebut. Setelah rangkaian seminar selesai, dilanjutkan dengan silaturahmi dan buka bersama dengan semua peserta seminar.

16 Mei 2019 In Berita & Peristiwa

Padang, 15 Mei 2019. Klinik Etik dan Hukum Angkatan Ke-V Tahun 2019 Kerjasama Komisi Yudisial RI dan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Andalas mengadakan buka bersama. Agenda buka bersama ini dilaksanakan dengan hikmat oleh seluruh peserta Klinik Etik dan Hukum serta para panitia.

Klinik Etik dan Hukum kali ini merupakan pertemuan Ke-3 dengan materi Contempt Of Court. Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Bapak Dr. Najmi, S.H., M.H selaku Ketua Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Andalas dan Bapak Beni Kharisma Arrasuli, S.H.I., LL.M selaku dosen Fakultas Hukum Universitas Andalas. Materi Contempt Of Court ini diberikan langsung oleh Bapak H. Ilhamdi Taufik, S.H.,M.H yang juga merupakan dosen Fakultas Hukum Universitas Andalas. Materi ini menyajikan informasi dan pengetahuan mengenai Definisi COC, teori-teori COC, kewajiban hakim dipersidangan, serta hak dan kewajiban para pihak dan audiens dipersidangan. “Seorang hakim yang baik ialah hakim yang mampu menjalani profesinya dengan jujur dan bijaksana” itulah kalimat yang diucapkan oleh Bapak H. Ilhamdi Taufik,S.H.,M.H kepada para peserta Klinik Etik dan Hukum, jikalau suatu saat nanti peserta menduduki jabatan sebagai seorang hakim.

Setelah pemberian materi, panitia Klinik Etik dan Hukum mengumumkan 5 (lima) orang peserta terbaik penulisan Esai dengan tema “ Contempt Of Court”. Lima orang peserta ini ialah, Rafif Wafi, Hilma Putri Handayani, Alfian Maulana, Arda Rahayu dan Esy El Star Revolusi. Para peserta pemenang penulisan esai terbaik ini mendapatkan hadiah serta kenangan berupa buku, sertifikat dan gantungan kunci Klinik Etik dan Hukum.

Para perserta, Panitia, dan dosen yang menghadiri agenda Klinik Etik dan Hukum ini selanjutnya melaksanakan sholat maghrib berjama’ah yang langsung di imami oleh bapak H. Ilhamdi Taufik, S.H., M.H. Setelah melaksanakan sholat maghrib berjama’ah dilanjuti dengan buka bersama seluruh peserta, panitia, dan dosen yang menghadiri pertemuan Klinik Etik dan Hukum ini. Buka bersama ini berjalan dengan hikmat dan sesekali bercanda gurau yang membuat suasana buka bersama semakin terasa akrab satu sama lain. Salah seorang peserta Klinik Etik dan Hukum yaitu Muhammad Nugraha Habibi berkata “saya sangat senang dapat bergabung di Klinik Etik dan Hukum ini, apalagi dengan adanya agenda buka bersama ini membuat kami para peserta Klinik Etik dan Hukum semakin akrab dalam menjalin silahturahmi.” Agenda ini ditutup dengan sesi foto bersama.

06 Mei 2019 In Berita & Peristiwa

Fakultas Hukum Universitas Andalas (FHUA) meraih posisi kedua dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional Parahyangan Legal Competition 2019. Kegiatan ini diselenggarakan pada 26 - 28 April 2019 oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum (HMPSIH) Universitas Katolik Parahyangan. Adapun posisi pertama diraih oleh Universitas Diponegoro dan posisi ketiga diraih oleh Universitas Gajah Mada.

Sebelumnya, para peserta LKTI dari berbagai universitas menyerahkan berkas karya tulis ilmiah untuk diseleksi. Berdasarkan hasil seleksi, terpilih 6 tim yang lolos ke babak final yang selanjutnya melakukan presentasi pada 27 April 2019 di Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan. Keenam tim yang lolos ke babak final tersebut ialah Frans Kaisepo (Universitas Diponegoro), K.H. Zainul Arifin (Universitas Andalas), Dr. K.H. Idham Chalid (Universitas Gadjah Mada), Dr. G.S.S.J Ratulangi (Universitas Indonesia), Dr. Tjiptomangunkusumo (Universitas Brawijaya) dan Tjut Meutia (Universitas Pelita Harapan).

Pada babak final, Tim KTI FHUA melakukan presentasi karya tulis ilmiah di hadapan dewan juri dengan judul “Formulasi Contractual Justice Assessment untuk Menentukan Dimensi Keadilan Sosial dalam Perjanjian Kredit Bank” dimana pembuatan karya tulis ilmiah kali ini dibimbing oleh salah seorang dosen bagian hukum perdata, Hj. Zahara, S.H., M.H. Kemenangan Tim LKTI FHUA kali ini mengakhiri penantian panjang gelar juara di bidang karya tulis ilmiah yang sebelumnya Tim KTI FHUA memenangkan LKTI pada tahun 2017 atau 2 tahun yang lalu. Dan juga, berdasarkan seleksi berkas LKTI, Tim LKTI FHUA menempati posisi pertama dalam penilaian berkas (best paper) yang sebelumnya Tim KTI FHUA meraih gelar best paper dalam LKTI Sciencesational FHUI pada akhir tahun 2018 lalu. Hal ini cukup membuktikan bahwa mahasiswa FHUA semakin kreatif dan inovatif dalam membuat suatu karya tulis ilmiah sehingga FHUA kembali diperhitungkan dan diwaspadai dalam perlombaan di bidang penulisan khususnya karya tulis ilmiah.

Sekali lagi, selamat kepada Abdillah Mabrur dan Haresna yang telah meraih Juara 2 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Parahyangan Legal Competition 2019.