Fakultas Hukum Universitas Andalas - Items filtered by date: Oktober 2019
31 Oktober 2019 In Berita & Peristiwa

Foto: Kegiatan Pengabdian Mahasiswa Klinik Etik dan Hukum, kerjasama Fakultas Hukum Universitas Andalas dengan Komisi Yudisial RI di SMAN 14 Padang, Sabtu 26 Oktober 2019

Sebanyak 25 orang Mahasiswa Klinik Etik dan Hukum Angkatan ke-V Tahun 2019 kerjasama Komisi Yudisial RI dan Fakultas Hukum Universitas Andalas yang dibagi menjadi 2 kelompok melakukan pengabdian masyarakat bertempat di SMAN 14 Padang pada Sabtu 26 Oktober 2019 dan di Nagari Batu Busuk pada Minggu 27 Oktober 2019.

Pengabdian yang dilakukan di SMAN 14 Padang juga didampingi oleh Sekretaris Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Andalas sekaligus dosen di Fakultas Hukum Universitas Andalas Bapak Beni Kharisma Arrasuli, SH.I., LL.M. Adapun tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan mengenai badan peradilan di Indonesia dan penyuluhan pencegahan perbuatan merendahkan marwah peradilan (Contempt Of Court) kepada siswa-siswi di SMAN 14 Padang.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh pimpinan sekolah sekaligus Guru SMAN 14 Padang yang menyambut baik kegiatan seperti ini diadakan di sekolah mereka, karena penyuluhan mengenai hukum baru pertama kali ini diadakan di sana. Penyampaian materi oleh Mahasiswa Peserta Klinik Etik dan Hukum berjalan dengan santai namun serius yang membuat siswa-siswa mampu memahami materi yang diberikan dengan baik.

Antusiasme terlihat begitu besar dari siswa-siswi yang mengikuti kegiatan ini dengan semangat ingin mengajukan pertanyaan setelah sesi penyampaian materi selesai. Beberapa siswa bahkan ada yang mempertanyakan bagaimana keadaan hukum di Indonesia sekarang dan bagaimana pengaturan Contempt Of Court didalam RKUHP.

Siswa-siswi yang berani mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Mahasiswa Peserta Klinik Etik dan Hukum dihadiahi sebuah buku UUD 1945 agar lebih meningkatkan semangat dan minat siswa-siswi untuk mengetahui mengenai hukum di Indonesia.

 

Foto: Kegiatan Pengabdian Mahasiswa Klinik Etik dan Hukum, kerjasama Fakultas Hukum Universitas Andalas dengan Komisi Yudisial RI di Nagari Batu Busuk, Minggu 27 Oktober 2019

Sama halnya dengan kegiatan yang dilakukan di SMAN 14 Padang, Pengabdian yang dilakukan di Nagari Batu Busuk juga didampingi oleh Sekretaris Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Andalas sekaligus dosen di Fakultas Hukum Universitas Andalas Bapak Beni Kharisma Arrasuli, SH.I., LL.M. Adapun tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan mengenai badan peradilan di Indonesia dan penyuluhan pencegahan Contempt Of Court kepada masyarakat sekitar Nagari Batu Busuk.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Ketua RW 03 Nagari Batu Busuk yang menyambut baik acara ini karena sosialisasi ataupun penyuluhan mengenai hukum belum pernah diadakan di sini. Penyampaian materi dilakukan dengan sangat santai agar dapat dipahami dengan jelas oleh masyarakat dengan bahasa yang ringan.

Setelah sesi pemberian materi selesai, banyak dari masyarakat yang bertanya mengenai bantuan hukum dan permasalahan hukum yang pernah dialami mereka. Para Mahasiswa Peserta Klinik Etik dan Hukum sangat berantusias menjawab dan memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Terhadap masyarakat yang bertanya juga diberikan hadiah kecil-kecilan sebagai kenang-kenangan dan buah tangan dari Mahasiswa Peserta Klinik Etik dan Hukum 2019.

Dalam kegiatan ini turut hadir alumni Fakultas Hukum Universitas Andalas yang juga telah menamatkan program Pasca Sarjana di Fakultas Hukum Universitas Andalas, perempuan berusia 25 Tahun ini sekarang berprofesi sebagai Advokat, Rahmi memberikan materi terkait bagaimana cara mengakses bantuan hukum yang menjadi hak masyarakat, selama ini tidak banyak informasi yang bias diakses oleh masyarakat tentang bagaimana cara mereka mendapatkan bantuan hukum apabila mereka berhadapan dengan persoalan hukum.

Sebelum mengakhiri kegiatan, Fakultas Hukum Universitas Andalas memberikan plakat Fakultas Hukum Universitas Andalas sebagai kenang-kenangan dan tanda terimakasih karena telah disambut dengan baik kepada Ketua RW 03 Nagari Batu Busuk.

 

28 Oktober 2019 In Berita & Peristiwa

Padang, Jumat 23 Agustus 2019. Komisi Yudisial melaksanakan Monitoring dalam Program Klinik Etik dan Hukum kerjasama dengan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH FHUA).

Para peserta Klinik Etik dan Hukum yang juga merupakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Andalas melaksanakan monitoring dan evaluasi bersama Komisi Yudisial RI terkait dengan seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan di dalam program Klinik Etik dan Hukum Tahun 2019 ini. Sebelumnya, kegiatan ini diawali dengan pemberian materi yang disampaikan oleh Advokad senior Sumatera Barat sekaligus anggota dewan kehormatan DPC Peradi Sumbar yaitu Bapak Sudi Prayitno, S.H.,LL.M, dimana beliau memberikan materi-materi terkait Contempt Of Court.

Komisi Yudisial dalam hal monitoring dan evaluasi bersama para peserta Klinik Etik dan Hukum ini juga menjelaskan dan memaparkan tujuan serta visi misi dalam program ini, serta memberikan informasi dan penjelasan lebih lanjut terkait Contempt Of Court. Contempt Of Court itu sendiri dijelaskan sebagai sebuah penghinaan terhadap ranah lingkup peradilan. Dinyatakan bahwa setiap orang yang menjadi forum di dalam sidang peradilan haruslah menghormati dan menjaga marwah peradilan agar tidak tercemar dan tetap berjalan kondusif.

Monitoring ini membahas seluruh rangkaian program yang dilaksanakan mulai dari pembahasan dan evaluasi terkait pemberian materi oleh narasumber, program kerja yang telah diberikan dan dilaksanakan serta hal-hal lain yang terkait agenda Klinik Etik dan Hukum ini, tak luput Komisi Yudisial juga memonitoring dan mengevaluasi tentang progres dan kendala yang dialami oleh peserta dalam pelaksanaan setiap agenda yang ada. Didalam monitoring ini Komisi Yudisial juga mendiskusikan dan memaparkan terkait hal-hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama persidangan oleh seluruh forum pengadilan. Komisi Yudisial juga mengevaluasi program yang diberikan kepada peserta Klinik Etik dan Hukum yang telah menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) terkait penyuluhan Contempt Of Court kepada masyarakat ditempat peserta KKN.

Komisi Yudisial juga bertanya terkait pengalaman serta kesan pesan yang dirasakan oleh peserta Klinik Etik dan Hukum selama beberapa bulan menjalankan program ini, Salah seorang peserta yaitu haresna mengatakan bahwa “dengan adanya program ini memberikan banyak manfaat terhadap diri saya pribadi dan juga teman-teman yang bergabung dalam program ini, dimana saya mendapatkan begitu banyak ilmu yang bermanfaat dan juga ini pengalaman yang baru bagi saya, serta materi-materi yang disampaikan sangatlah menarik khususnya materi tentang Contempt Of Court”.

Dengan evaluasi dan monitoring yang cukup hangat dilaksanakan oleh Komisi Yudisial dan peserta Klinik Etik dan Hukum membuat seluruh peserta menjadi lebih paham dan bersemangat untuk melaksanakan program lanjutan lainnya dari Klinik Etik dan Hukum 2019 ini.