Penyelenggaraan Pembelajaran Selama Darurat Bencana Di Sumatera Barat
Fakultas Hukum - Menanggapi situasi darurat bencana yang terjadi di Sumatera Barat, Universitas Andalas (Unand) mengambil langkah cepat dengan mengalihkan seluruh proses perkuliahan ke dalam format daring selama satu minggu, mulai dari tanggal 13 hingga 17 Mei 2024. Keputusan ini didasarkan pada surat edaran resmi yang dikeluarkan oleh Rektor Universitas Andalas.
Dalam surat edaran tersebut, Rektor Universitas Andalas menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk menjamin keselamatan dan kesehatan seluruh civitas akademika di tengah kondisi bencana yang sedang berlangsung. Fakultas Hukum Universitas Andalas juga telah menindaklanjuti arahan ini dengan mengatur perkuliahan secara daring sesuai dengan tanggal yang telah ditetapkan.
Kami memprioritaskan keselamatan dan kesejahteraan mahasiswa serta staf pengajar. Oleh karena itu, semua kegiatan perkuliahan akan dilaksanakan secara daring hingga situasi dinyatakan aman oleh pihak berwenang, ujar Rektor Universitas Andalas dalam surat edarannya.
Proses perkuliahan daring ini akan memanfaatkan berbagai platform digital yang sudah biasa digunakan oleh para dosen dan mahasiswa, seperti Zoom, Google Classroom, dan Microsoft Teams. Seluruh dosen diharapkan untuk dapat menyesuaikan materi ajar dan metode pengajaran mereka agar tetap efektif meskipun dilakukan secara daring.
Dekanat Fakultas Hukum Unand juga mengimbau kepada para mahasiswa untuk tetap mengikuti jadwal perkuliahan yang sudah ditentukan dan aktif berpartisipasi dalam setiap sesi daring. "Kami berharap para mahasiswa dapat tetap semangat belajar meskipun dalam kondisi darurat ini. Kami juga akan memastikan bahwa seluruh kebutuhan teknis dan akademis mereka terpenuhi selama masa perkuliahan daring ini," kata Dekan Fakultas Hukum.
Dengan adanya langkah cepat dari Universitas Andalas, diharapkan proses belajar mengajar dapat tetap berjalan dengan baik meskipun di tengah kondisi yang penuh tantangan. Semua pihak diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari otoritas terkait demi keselamatan dan keamanan bersama.
Komentar