Gandeng Hima Agroteknologi, PPK ORMAWA Kombad Justitia Olah Limbah Tambak Udang Menjadi Pupuk Organik Cair
PADANG PARIAMAN — PPK ORMAWA Kombad Justitia Universitas Andalas bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Universitas Andalas melaksanakan sosialisasi sekaligus praktik pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) berbahan dasar limbah tambak udang di Nagari Ketaping, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat, 14 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja yang dilaksanakan dalam rangka Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA), sebuah program dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang ditujukan bagi organisasi mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, tim PPK ORMAWA Kombad Justitia memperkenalkan pemanfaatan air limbah tambak udang sebagai bahan dasar pembuatan Pupuk Organik Cair. Inovasi ini diarahkan untuk mengolah limbah tambak yang sebelumnya berpotensi menjadi bahan buangan menjadi produk yang memiliki nilai guna dan dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.

Kegiatan mendapat antusiasme dari masyarakat setempat. Sejumlah warga berkumpul dan mengikuti secara langsung proses sosialisasi dan praktik pembuatan POC yang diperkenalkan oleh tim PPK ORMAWA Kombad Justitia.
Dalam praktiknya, proses pembuatan POC diawali dengan pengumpulan air limbah tambak udang. Air limbah tersebut kemudian disaring untuk memisahkan padatan atau kotoran berukuran besar yang terdapat di dalamnya.
Setelah melalui proses penyaringan, limbah cair kemudian dicampurkan dengan molase yang berfungsi sebagai sumber nutrisi bagi mikroorganisme. Selanjutnya, larutan EM4 ditambahkan ke dalam campuran tersebut. Seluruh bahan kemudian diaduk hingga tercampur secara merata.
Campuran tersebut selanjutnya ditempatkan di dalam wadah tertutup untuk menjalani proses fermentasi secara anaerob selama kurang lebih 14 hari. Selama proses fermentasi berlangsung, kondisi campuran dipantau secara berkala dengan memperhatikan perubahan warna, aroma, serta tingkat keasaman atau pH.
Wadah fermentasi juga dibuka secara berkala untuk mengeluarkan gas yang terbentuk selama proses fermentasi. Tahapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses pengolahan limbah cair tambak menjadi POC.
Setelah proses fermentasi selesai dan dinilai berhasil, cairan kembali disaring untuk memisahkan sisa residu padat. Dari proses tersebut kemudian diperoleh POC yang lebih bersih.
Sebelum digunakan, hasil fermentasi juga dapat melalui pengujian kualitas. Pengujian tersebut antara lain meliputi pemeriksaan pH, kandungan nitrogen total, karbon organik, warna, dan aroma. POC yang telah memenuhi parameter kualitas kemudian dapat diencerkan sebelum diaplikasikan pada tanaman.
Proses tersebut menunjukkan salah satu bentuk pemanfaatan kembali air buangan tambak yang sebelumnya berpotensi menjadi limbah. Melalui pengolahan lebih lanjut, air limbah tersebut dapat diarahkan menjadi produk yang memiliki nilai guna bagi masyarakat.
Salah seorang warga yang mengikuti kegiatan menilai pengolahan limbah tambak menjadi POC merupakan inovasi yang belum pernah ditemuinya sebelumnya. Selama ini, menurutnya, pemanfaatan limbah tambak untuk pembuatan pupuk lebih banyak berfokus pada lumpur, sementara air buangan tambak belum banyak dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pupuk organik cair.
"Ini merupakan suatu pembaruan yang bagus dan sebelumnya belum pernah terlihat. Biasanya yang dibuat menjadi pupuk itu dari lumpurnya saja, tetapi sekarang air buangannya juga dimanfaatkan untuk membuat POC," ujarnya.
Ia juga menilai inovasi tersebut memiliki potensi untuk lebih mudah diterapkan dan dikenal oleh masyarakat. Pemanfaatan limbah tambak menjadi POC dinilai dapat menjadi alternatif dalam pengelolaan limbah sekaligus menghasilkan produk yang dapat dimanfaatkan kembali.
Melalui program ini, PPK ORMAWA Kombad Justitia Universitas Andalas berupaya mendorong masyarakat untuk melihat limbah tambak tidak semata-mata sebagai bahan buangan, tetapi juga sebagai sumber daya yang masih dapat diolah menjadi produk bernilai guna.
Pengolahan limbah tambak menjadi POC tersebut diharapkan dapat mendukung penerapan pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan di kawasan tambak udang Nagari Ketaping, Kabupaten Padang Pariaman.
Komentar