Info Kontak FH Unand

Ikuti FH Unand

UNAND Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Rektor Tekankan Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia
Universitas Andalas menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Kampus Limau Manis. Rektor UNAND Efa Yonnedi membacakan pidato Kepala BPIP RI yang menegaskan pentingnya Pancasila sebagai pemersatu bangsa dan fondasi perdamaian dunia.

UNAND Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila, Rektor Tekankan Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia

Padang -- Universitas Andalas (UNAND) menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila di Lapangan Rektorat Kampus Limau Manis, Padang, Selasa (2/6). Upacara tersebut diikuti pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta segenap sivitas akademika UNAND.

Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, Ph.D., bertindak sebagai pembina upacara. Dalam kesempatan itu, ia membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi, sebagai amanat peringatan Hari Lahir Pancasila.

Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh dimaknai semata sebagai kegiatan seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum ini menjadi ruang refleksi bersama untuk memastikan nilai-nilai luhur Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tema peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, yaitu "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", dinilai relevan dengan kondisi nasional dan global yang terus bergerak dinamis. Pancasila disebut telah membuktikan ketangguhannya sebagai dasar negara sekaligus bintang penuntun bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

"Pancasila telah membuktikan ketangguhannya sebagai bintang penuntun bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan global. Keberagaman yang dimiliki Indonesia mampu dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan melalui nilai-nilai Pancasila," ujar Rektor saat membacakan pidato Kepala BPIP RI.

Menurutnya, di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian, mulai dari disrupsi teknologi, perubahan sosial, hingga dinamika geopolitik, Pancasila menjadi jangkar moral bagi bangsa Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya berperan menjaga persatuan nasional, tetapi juga memiliki relevansi kuat dalam membangun perdamaian dunia yang berkeadilan.

Pidato tersebut juga menekankan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia, sebagaimana termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Dalam konteks itu, nilai musyawarah, mufakat, gotong royong, kemanusiaan, dan keadilan sosial menjadi modal penting bagi Indonesia dalam menjalankan peran diplomasi di tingkat global.

Nilai musyawarah dan mufakat yang menjadi karakter bangsa Indonesia dinilai dapat menjadi instrumen penting untuk menjembatani perbedaan, meredam konflik, serta membangun dialog antarbangsa. Dengan fondasi Pancasila, Indonesia diharapkan terus hadir sebagai bangsa yang menjunjung tinggi perdamaian, keadilan, dan martabat kemanusiaan.

Rektor juga mengajak seluruh sivitas akademika UNAND, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam tindakan sehari-hari. Pancasila, menurutnya, tidak boleh berhenti sebagai simbol, hafalan, atau teks dalam dokumen sejarah, tetapi harus tercermin dalam kebijakan, perilaku, dan budaya kehidupan masyarakat.

"Jangan biarkan nilai-nilai Pancasila hanya menjadi tulisan di dinding atau teks dalam buku sejarah. Pancasila harus hadir dalam kebijakan, perilaku, serta semangat gotong royong dan toleransi dalam kehidupan masyarakat," lanjutnya.

Dalam konteks perguruan tinggi, penguatan nilai-nilai Pancasila menjadi bagian penting dari pendidikan karakter. Kampus tidak hanya berperan mencetak lulusan yang unggul secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk membentuk insan yang berintegritas, toleran, demokratis, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, Universitas Andalas menegaskan komitmennya untuk terus menanamkan nilai kebangsaan, persatuan, toleransi, dan gotong royong di lingkungan kampus. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan bagi sivitas akademika dalam berkontribusi bagi bangsa, negara, dan kemanusiaan.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di UNAND berlangsung khidmat hingga selesai. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa Pancasila tetap menjadi dasar yang kokoh dalam menjaga keutuhan bangsa sekaligus pedoman dalam menghadapi tantangan global.

Klik disini untuk melihat galeri foto Upacara Hari Lahir Pancasila.

Komentar

Subscribe to Our Newsletter

Get the Latest Fakultas Hukum Universitas Andalas News Delivered to You Inbox