Buku "Hak Dipilih dalam Pemilu 2024" Karya Dr. Khairul Fahmi
Referensi bagi Kajian Hukum Pemilu
Buku ini dapat menjadi bahan bacaan bagi mahasiswa hukum, dosen, peneliti, penyelenggara pemilu, peserta pemilu, praktisi hukum, serta masyarakat yang ingin memahami lebih jauh hubungan antara hak politik warga negara dan mekanisme hukum dalam penyelenggaraan pemilu.
Melalui buku ini, pembaca diajak melihat bagaimana regulasi, lembaga peradilan, dan mekanisme penyelesaian sengketa berperan dalam memberikan perlindungan terhadap hak dipilih warga negara.
Buku ini ditulis berdasarkan evaluasi terhadap penyelenggaraan Pemilu 2024 dan merupakan pengembangan dari naskah sebelumnya berjudul Pelaksanaan Hak Politik dalam Pemilu Serentak 2024. Penulis melakukan revisi untuk mempertajam argumentasi, memperkuat referensi, serta memperbaiki sistematika pembahasan sehingga dapat dipersembahkan kembali kepada khalayak pembaca.
Tentang Penulis
Dr. Khairul Fahmi, S.H., M.H. merupakan dosen Fakultas Hukum Universitas Andalas yang memiliki perhatian dan kepakaran pada bidang hukum tata negara dan hukum kepemiluan. Informasi mengenai penulis dapat dilihat melalui profil Dr. Khairul Fahmi.
Download Buku
Buku “Hak Dipilih dalam Pemilu 2024: Dinamika, Sengketa, dan Perlindungannya” tersedia untuk diunduh secara gratis.
DOWNLOAD BUKU HAK DIPILIH DALAM PEMILU 2024
Silakan membaca dan memanfaatkan buku ini sebagai referensi untuk kepentingan pendidikan, penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan, serta kajian mengenai hukum pemilu dan demokrasi di Indonesia.
Identitas Buku
- Judul: Hak Dipilih dalam Pemilu 2024: Dinamika, Sengketa, dan Perlindungannya
- Penulis: Dr. Khairul Fahmi, S.H., M.H.
- Penerbit: Rajawali Pers – PT RajaGrafindo Persada
- ISBN: 978-623-08-2644-3
- Tebal: xiv + 226 halaman
- Cetakan: Pertama, September 2026
- Kerja sama penerbitan: Rajawali Pers dan Bawaslu
Selamat membaca dan semoga buku ini memberikan manfaat bagi pengembangan kajian hukum pemilu, perlindungan hak politik warga negara, serta pendidikan demokrasi di Indonesia.
Komentar