Saldi Isra Apresiasi Pengukuhan Guru Besar Universitas Andalas 2026
Padang — Prof. Dr. Saldi Isra, S.H., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pengukuhan tujuh guru besar Universitas Andalas (Unand) yang berlangsung pada 25 April 2026. Dalam sambutannya, Saldi Isra secara khusus menyoroti dua koleganya dari Fakultas Hukum Unand, yakni Prof. Kurnia Warman dan Prof. Ferdi.
Menurut Saldi Isra, pengukuhan ini merupakan capaian akademik tertinggi yang patut disyukuri, tidak hanya bagi individu yang bersangkutan, tetapi juga bagi institusi dan komunitas hukum di Indonesia.
"Saya bergembira dengan peristiwa hari ini, selain karena kedua kolega saya berhasil meraih posisi akademik tertinggi sebagai profesor dalam bidangnya masing-masing, juga karena bertambahnya guru besar di Fakultas Hukum Universitas Andalas," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan bahwa Prof. Kurnia Warman dikukuhkan sebagai guru besar di bidang Hukum Agraria, sementara Prof. Ferdi di bidang Hukum Lingkungan Internasional. Keduanya dinilai telah menekuni bidang keilmuan masing-masing secara konsisten hingga mencapai puncak akademik.
Meski demikian, Saldi Isra mengingatkan bahwa gelar profesor juga membawa tanggung jawab besar. Ia berharap para guru besar yang baru dikukuhkan dapat berperan aktif dalam membimbing dan mendidik mahasiswa, serta meningkatkan kualitas lulusan agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
"Guru besar dalam arti sesungguhnya adalah mereka yang tidak hanya unggul dalam keilmuan, tetapi juga mampu membimbing dan mendidik generasi penerus dengan baik," tegasnya.
Ia juga berharap pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu hukum di Indonesia.
"Selamat kepada Prof. Kurnia Warman dan Prof. Ferdi. Semoga ini menjadi kabar gembira tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi komunitas hukum di Indonesia," tutupnya.
Video Sambutan
Profil Singkat Prof. Dr. Saldi Isra, S.H.
Prof. Dr. Saldi Isra, S.H. merupakan salah satu pakar hukum tata negara terkemuka di Indonesia. Ia dikenal luas sebagai akademisi dari Fakultas Hukum Universitas Andalas dan juga menjabat sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.
Saldi Isra menempuh pendidikan hukum di Universitas Andalas sebelum melanjutkan studi hingga meraih gelar doktor di bidang hukum. Sepanjang kariernya, ia aktif dalam dunia akademik, penelitian, serta berbagai forum nasional terkait konstitusi dan demokrasi.
Sebagai akademisi, ia telah menghasilkan berbagai karya ilmiah dan buku yang berkontribusi pada perkembangan hukum tata negara di Indonesia. Kiprahnya di Mahkamah Konstitusi semakin memperkuat perannya dalam menjaga konstitusi dan demokrasi di Tanah Air.
Komentar